Hujan Lebat Picu Banjir di Muara Enim, 70 Kepala Keluarga Terdampak
MUARA ENIM — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, memicu banjir di sejumlah permukiman warga. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim mencatat banjir merendam empat kelurahan yang selama ini diekenal rawan genangan air. Akibat kejadian itu, puluhan rumah warga terdampak dan aktivitas masyarakat terganggu.
Empat kelurahan yang terdampak meliputi Kelurahan Muara Enim, Air Lintang, Pasar I, dan Pasar II. Air mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 02.45 WIB setelah saluran drainase dan aliran sungai kecil meluap.
Kepala BPBD Muara Enim, Abdurrozieq, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi membuat sistem drainase tidak mampu menampung debit air.
“Air meluap dari drainase dan menggenangi jalan serta rumah warga,” ujarnya, Minggu.
Di sejumlah titik, ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 30 sentimeter hingga mendekati satu meter. Kondisi tersebut memaksa warga menyelamatkan barang berharga dan perabot rumah tangga ke tempat yang lebih aman.
BPBD mencatat genangan terjadi di beberapa lokasi permukiman padat. Di Jalan H Pangeran Danal Kampung 8, belakang SMKN 1 Muara Enim, dua kepala keluarga terdampak.
Di Kelurahan Air Lintang, banjir merendam kawasan Gang Serumpun serta wilayah Pandawa Lima dengan total belasan kepala keluarga terdampak.
Sementara itu, genangan juga terjadi di Jalan Ade Irma Suryani, kawasan Ayek Putih, serta Jalan Pelawaran 1 Gang Salak. Di dua lokasi tersebut, puluhan warga terdampak banjir.
Selain itu, banjir turut merendam permukiman di Kelurahan Muara Enim dan kawasan RA Kartini, Kelurahan Pasar II.
“Total sementara ada sekitar 70 kepala keluarga yang terdampak berdasarkan laporan tim di lapangan,” kata Abdurrozieq.
BPBD Muara Enim memastikan masih melakukan pemantauan dan pendataan lanjutan, sembari mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. ***


