Sumsel  

Antisipasi Banjir dan Longsor, BPBD OKU Distribusikan Perahu ke Kecamatan Rawan

Baturaja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai menggeser dan mendistribusikan peralatan penanggulangan bencana ke sejumlah kecamatan yang dinilai rawan banjir dan longsor.

Distribusi peralatan dilakukan sejak Rabu (31/12/2025). Peralatan yang dikirim meliputi perahu karet serta perlengkapan pendukung evakuasi untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Kecamatan Lubuk Batang dan Peninjauan sudah lebih dulu menerima peralatan pada Rabu,” kata Kepala Pelaksana BPBD OKU Januar Effendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, pengiriman peralatan akan dilanjutkan ke Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Lengkiti, dan Ulu Ogan pada hari kerja berikutnya.

Penempatan perahu dan peralatan dilakukan langsung di kecamatan agar respons penanganan bencana bisa lebih cepat. Setiap posko kecamatan telah memiliki petugas siaga yang siap bergerak ketika terjadi musibah.

“Dengan peralatan sudah berada di kecamatan, personel bisa langsung melakukan evakuasi tanpa menunggu dari posko induk,” ujarnya.

Menurut Gunalfi, perahu dan perlengkapan bencana akan ditempatkan di lebih dari lima kecamatan. Meski demikian, BPBD tetap menyiagakan stok peralatan di posko induk sebagai cadangan.

“Jika kebutuhan mendesak, posko induk juga bisa berkoordinasi dan meminta dukungan dari Kodim, FAJI, maupun Gempa Sabatra,” terangnya.

Dari total 13 kecamatan di OKU, dua wilayah tidak mendapat distribusi peralatan, yakni Kecamatan Lubuk Raja dan Sinar Peninjauan. Namun hal tersebut bukan berarti kedua wilayah tersebut bebas dari ancaman banjir.

“Sinar Peninjauan tetap masuk peta rawan banjir, tetapi dampaknya lebih terbatas di wilayah pinggiran sungai,” pungkasnya. (13)